BOGOR, Investigasi 86 News - Pemerintah Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, melaksanakan launching Bantuan Keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut menjadi tanda dimulainya pelaksanaan sejumlah program pembangunan yang bersumber dari bantuan keuangan Kabupaten Bogor, Selasa (13/10/2026).
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cicadas Dian Hermawan menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya bantuan keuangan tersebut. Menurutnya, pada tahun 2026 seluruh desa di Kabupaten Bogor mendapatkan dukungan bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Bogor sebesar Rp1,5 miliar.
“Alhamdulillah, tahun ini semua desa se-Kabupaten Bogor mendapatkan bantuan keuangan dari Bupati dan Wakil Bupati Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor sebesar Rp1,5 miliar. Ini tentunya menjadi amanah yang harus kami laksanakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat perubahan kebijakan dalam penggunaan bantuan keuangan tahun ini. Jika sebelumnya bantuan lebih banyak diarahkan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan drainase, kini penggunaannya dapat mendukung sejumlah program prioritas desa lainnya.
Salah satu program prioritas Desa Cicadas adalah pembangunan atau renovasi Kantor Desa Cicadas. Program tersebut sebelumnya telah dibahas melalui musyawarah desa khusus dan masuk dalam RPJMDes.
“Alhamdulillah, lahan Kantor Desa Cicadas sudah bersertifikat dan sudah terbit dari BPN. Karena itu sudah layak bagi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat,” jelasnya.
Untuk pembangunan gedung kantor desa, pemerintah desa mengalokasikan anggaran sekitar Rp900 juta, dengan luas bangunan kurang lebih 12 x 24 meter. Sementara luas keseluruhan lahan kantor desa mencapai sekitar 850 meter persegi.
Selain pembangunan kantor desa, bantuan keuangan juga dialokasikan untuk pembangunan jalan aspal di wilayah RW 19 yang menjadi akses menuju kawasan Koperasi Desa Merah Putih sekaligus membuka akses jalan tembus antarwilayah RT.
Pembangunan jalan tersebut memiliki panjang sekitar 120 meter, lebar sekitar 3 meter, dengan ketebalan aspal kurang lebih 4 sentimeter.
Pemdes Cicadas juga mengalokasikan anggaran untuk program Satu Desa Satu Sarjana. Pada tahun ini program tersebut dianggarkan untuk satu semester dan direncanakan dilanjutkan menjadi dua semester pada tahun berikutnya.
Selain itu, terdapat program pengembangan kawasan Situs Siradaya yang telah masuk dalam daftar hutan kota. Kawasan tersebut memiliki luas sekitar 1,3 hektare dan menjadi salah satu kawasan yang masih asri serta memiliki sumber mata air yang hingga kini tetap terjaga.
Untuk kawasan tersebut, pemerintah desa mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 juta yang akan digunakan untuk pembangunan gapura, gazebo, pengelolaan sampah, serta penyediaan kendaraan roda tiga untuk mendukung pengelolaan kawasan Situs Siradaya.
Selanjutnya, Pemdes Cicadas juga mengalokasikan sekitar Rp150 juta untuk program digitalisasi desa. Anggaran tersebut diarahkan untuk pendataan masyarakat secara lebih menyeluruh, meliputi data kependudukan, perekonomian, pendidikan, serta berbagai data lainnya.
Sementara untuk program BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah desa menganggarkan sekitar Rp25,2 juta bagi 250 orang untuk perlindungan selama satu tahun.
Kasi Ekbang Kecamatan Gunung Putri Apresiasi Gerak Cepat Desa Cicadas. Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Gunung Putri, Adithia Nugraha, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Desa Cicadas dalam mengurus proses permohonan, pengajuan, hingga pencairan bantuan keuangan Kabupaten Bogor sehingga pelaksanaan pembangunan dapat segera dimulai.
Adithia menyampaikan, launching di Desa Cicadas menjadi pelaksanaan yang ketiga di Kecamatan Gunung Putri setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Ciangsana dan Desa Nagrak.
“Alhamdulillah Pak Kades, terima kasih kepada Desa Cicadas sudah gercep terkait permohonan, pengajuan, sampai akhirnya pencairan dan pelaksanaan. Ini kali ketiga di kecamatan kita, setelah Ciangsana, Nagrak, baru Cicadas,” ujar Adithia.
Ia berharap seluruh program yang telah direncanakan Kepala Desa beserta jajaran dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Cicadas, khususnya pembangunan kembali kantor desa yang menjadi salah satu program prioritas.
“Mudah-mudahan apa yang telah direncanakan oleh Pak Kades beserta jajaran demi kepentingan warga Cicadas dapat bermanfaat dan membuat masyarakat terkesan dengan pembangunan yang dilakukan,” katanya.
Adithia juga menyoroti pembangunan Kantor Desa Cicadas yang kembali dilakukan setelah sekitar dua periode. Menurutnya, pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan desa kepada masyarakat.
Terkait pelaksanaan bantuan keuangan, ia meminta Pemerintah Desa Cicadas segera menyampaikan laporan sesuai dengan ketentuan teknis dan administrasi yang berlaku sebagai bagian dari proses untuk merealisasikan anggaran tahap berikutnya.
“Kaitan dengan pelaksanaan teknis maupun administrasi bantuan keuangan ini kami tunggu laporannya agar segera dapat merealisasikan anggaran tahap keduanya. Tahap kedua itu untuk pekerjaan yang tadi disampaikan Pak Kades,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pelaksanaan pembangunan tetap berpedoman pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan serta memenuhi kewajiban administrasi, termasuk pembayaran pajak.
“Mudah-mudahan tidak ada halang rintang. Secepatnya kita tunggu dan disesuaikan sesuai dengan RAB. Jangan lupa pajaknya,” tegas Adithia.
Sementara itu, Kepala Desa Cicadas berharap seluruh elemen masyarakat, lembaga desa, perangkat desa, serta media dapat ikut mengawal pelaksanaan pembangunan dan penggunaan bantuan keuangan tersebut agar berjalan transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap tokoh masyarakat, lembaga desa, perangkat desa dan rekan-rekan media dapat terus mengawal serta mengingatkan kami. Bantuan ini merupakan amanah dari Pemerintah Kabupaten Bogor yang harus kami pertanggungjawabkan dan manfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat,” pungkasnya.
(Ysf ,f )


Social Header