BANGKA BARAT — Sejumlah masyarakat Bangka Barat, khususnya para pecinta dan pemain olahraga bola basket, meluapkan rasa kecewa mereka terhadap tindakan seorang oknum karyawan PT Timah Jumat malam (24/07).
Kekecewaan ini bermula saat para pemuda setempat hendak melaksanakan latihan rutin mingguan di lapangan basket yang berada di area lingkungan perumahan PT Timah. Namun, disaat mau latihan lampu lapangan dimatikan tanpa alasan
Saat ditemui oleh pihak wartawan di lokasi kejadian, salah satu perwakilan masyarakat menceritakan kronologi kejadian yang mereka alami.
"Awalnya kami datang ke lapangan dengan niat untuk latihan basket seperti biasa. Namun, di saat kami sedang bersiap-siap mau latihan, lampu penerangan lapangan mendadak dimatikan. Setelah kami cek, ternyata sekring lampunya sengaja dicabut oleh oknum karyawan ujar warga tersebut dengan nada kecewa.
Masyarakat menyayangkan sikap arogan yang ditunjukkan oleh oknum tersebut. Pasalnya, fasilitas olahraga seperti lapangan basket yang dibangun oleh PT Timah di area perumahan tersebut pada dasarnya diperuntukkan juga bagi kegiatan positif masyarakat sekitar.
Tindakan sepihak dari oknum ini dinilai telah mencoreng nama baik PT Timah yang selama ini dikenal dekat dan peduli dengan kegiatan masyarakat di wilayah operasionalnya.
Para pecinta olahraga basket Bangka Barat berharap manajemen PT Timah dapat menindaklanjuti permasalahan ini. Mereka tidak meminta fasilitas yang berlebihan, melainkan hanya ingin diberikan izin dan ruang untuk berolahraga secara teratur.
"Kami hanya meminta kesempatan dan izin agar diperbolehkan menggunakan lapangan tersebut untuk latihan. Minimal seminggu sekali kami diberikan wadah untuk menyalurkan hobi positif ini," pungkas perwakilan pemuda setempat.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap ada iktikad baik dan penyelesaian dari pihak PT Timah agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
(Tiam)
Social Header