INVESTIGASI 86 NEWS || BANDUNG
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi tinggi terhadap program pembangunan dan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang menyasar masyarakat prasejahtera di Jawa Barat. Program ini dinilai sebagai manifestasi nyata kehadiran negara dan institusi Polri dalam menjawab aspirasi masyarakat bawah.
Apresiasi tersebut disampaikan Kapolri dalam acara Silaturahmi Ramadhan di Mapolda Jawa Barat, Rabu (4/3/2026). Secara khusus, Jenderal Sigit berterima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan, dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih atas sinergi lintas instansi yang solid.
> "Terima kasih Pak Gubernur, Pak Kapolda, dan Pangdam yang terus bersinergi menciptakan program yang menyentuh langsung masyarakat kelas bawah. Inilah yang dibutuhkan rakyat," ujar Sigit.
Jenderal Sigit menegaskan bahwa program Rutilahu bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan jembatan untuk memperkuat kepercayaan publik. Menurutnya, Polri harus terus bertransformasi menjadi institusi yang responsif terhadap kebutuhan dasar warga.
"Polri harus mampu mendengar dan melaksanakan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Dengan program seperti ini, institusi Polri dapat menjalankan tugas sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat," tambahnya.
Hingga saat ini, program Rutilahu di Jawa Barat telah mencatat progres signifikan dengan total 168 unit rumah:
- 67 Unit: Telah selesai pembangunan dan siap huni.
- 101 Unit: Masih dalam proses pengerjaan intensif.
Di hadapan jajaran Forkopimda Jawa Barat, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Di tengah situasi global yang tidak menentu dan meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, persatuan nasional adalah harga mati.
"Kebersamaan dan persatuan adalah kunci utama agar stabilitas kamtibmas tetap terjaga. Apapun dinamika global yang terjadi, pemerintah tetap berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," tegas Sigit.
Menutup arahannya, Kapolri menekankan pentingnya pengawalan terhadap program strategis nasional, terutama terkait ketahanan pangan dan energi. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk memastikan program-program tersebut berjalan lancar demi membentengi ekonomi nasional dari dampak krisis global.
Fitriani

Social Header