INVESTIGASI 86 NEWS || SUKABUMI
Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII), Dra. Kasihhati, melakukan kunjungan kerja strategis ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat (9/12/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara insan pers dengan institusi pemasyarakatan dalam mendukung program pembinaan warga binaan.
Dalam kunjungannya, Dra. Kasihhati disambut hangat oleh Kalapas Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, beserta jajaran. Kasihhati menegaskan bahwa FPII berkomitmen penuh mendukung program pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan.
"Pers memiliki peran krusial dalam menyebarkan informasi positif dan mengedukasi publik. Kami ingin membantu membangun kepercayaan diri warga binaan agar saat kembali ke masyarakat, mereka menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya guna," ujar Kasihhati.
Didampingi Kalapas, Kasihhati meninjau langsung berbagai fasilitas, mulai dari blok hunian hingga pusat kegiatan kerja. Ia mengapresiasi tingginya produktivitas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mampu menghasilkan berbagai produk berkualitas, seperti keset, tanaman hias, cenderamata, hingga layanan jasa barbershop.
"Program pembinaan di sini sangat baik, khususnya pada aspek kemandirian yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi. Ini selaras dengan fungsi pemasyarakatan dalam memulihkan jati diri warga binaan," tambahnya.
Selain meninjau aspek pembinaan, Kasihhati juga melakukan kroscek lapangan terkait isu-isu negatif yang berkembang di luar. Setelah berkeliling dan berdialog langsung dengan para WBP, ia memastikan bahwa rumor mengenai peredaran narkoba dan penggunaan ponsel di dalam Lapas Warungkiara tidak terbukti.
"Saya ingin memastikan langsung rumor tersebut. Setelah berkeliling dan berinteraksi tanpa sekat dengan para WBP, saya tegaskan bahwa semua rumor negatif itu tidak benar. Lapas Warungkiara menjalankan prosedur dengan ketat," tegasnya.
Kalapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menyambut baik dukungan dari FPII. Ia menyatakan bahwa kehadiran insan pers menjadi motivasi tambahan bagi jajarannya untuk terus meningkatkan efektivitas manajemen lembaga pemasyarakatan.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bunda Kasihhati. Ke depan, kami akan terus meningkatkan efisiensi pengelolaan Lapas agar benar-benar menjadi tempat pemulihan dan pemberdayaan yang optimal bagi warga binaan," pungkas Kurnia.
Kunjungan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk berkolaborasi dalam bidang pelatihan literasi informasi dan komunikasi bagi warga binaan di masa mendatang.
Team Redaksi PRIMA

Social Header